PENGUKUR KECEPATAN MENGGUNAKAN SENSOR INFRARED DAN TEGANGAN dg ADC (Bab 3)

BAB III

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM

3.1 Konsep Perancangan Alat

Untuk mendapatkan nilai Δx dibutuhkan sensor untuk mengetahui jarak. Karena dibutuhkan waktu tempuh Δx selama Δt dan penghitungan kecepatan, maka dibutuhkan suatu perangkat kendali. Akhirnya, kami memutuskan untuk memakai Atmel AVR ATMega 16.

Kami membuat dua macam rancangan untuk mendapatkan data jarak dan waktu.

gbr1

gbr2

s merupakan konstanta, karena s merupakan jarak antara 2 sensor. Sehingga, hanya dibutuhkan timer pada mikrokontroler untuk menghitung t.

Kedua rancangan di atas membutuhkan sensor dan receiver yang tergabung dalam satu modul. Ini menjadi hambatan kami, karena harga sensor dan receiver yang ada di pasaran berkisar antara Rp 200.000 sampai Rp 400.000. Maka, kami memakai rancangan kedua dengan sedikit perubahan.

gbr3

Harga LED dan receiver total hanya menghabiskan Rp 15.000. Output berupa nilai kecepatan ditampilkan pada LCD.

3.1 Dokumentasi pembuatan alat

Tahap 1

Untuk menjalankan alat yang kami buat, kami menggunakan microchip AVR ATMEGA16. alasan menggunakannya adalah lebih memudahkan dalam memprogram dengan bahasa c. Tahap awal ini kami mencari info tentang AVR beserta sisminnya dan segala hal yang dibutuhkan dalam proses kerja AVR ini. Kemudian kami mempelajari lagi tentang AVR beserta cara memprogramnya. Tahap ini memakan waktu sekitar seminggu.

Tahap 2

Setelah segala info kami dapat, kami langsung mencoba membeli segala komponen untuk membuat alat ini. Kemudian kami membuat sistem minimum dan alat untuk mendownload program ke mikro, pengerjaan ini memakan waktu sekitar seminggu sampai finishing hanya untuk sismin dan downloadernya saja.

Tahap 4

Setelah sismin selesai dibuat kami langsung membuat alat pengukur tersebut, awalnya kami langsung ingin membuat sesuai rangkaian yang kami dapat, tetapi sangat menyita waktu jika dikerjakan. Kemudian kami merubah rangkaian menjadi lebih sederhana dan dengan konsep yang berbeda juga. Pengerjaan untuk konsep ini memakan waktu sekitar 4 hari.

Tahap 5

Langkah selanjutnya kami mencari info lagi tentang konsep pemrograman ke para kru. Setelah itu kami mencoba untuk memprogram ke mikro. Pengerjaan ini memakan waktu sekitar 4 hari.

Tahap 6

Kemudian kami merealisasikan konsep alat yang telah kami diskusikan sebelumnya dalam bentuk hardware. Pengerjaan alat ini memakan waktu 2 hari.

Tahap 7

Setelah alat selesai dibuat kami langsung mencoba merangkaikan ke mikro dan mencoba mendownload program yang telah kami buat sebelumnya. Pada tahap ini kami juga mencoba pengetesan mengukur benda yang bergerak. Banyak masalah yang terjadi, khususnya pada program yang kami buat karena tidak sesuai yang diharapkan. Kami menghabiskan waktu 3-4 hari untuk menyelesaikan masalah kami.

Tahap 8

Tahap ini adalah tahap pengujian terhadap alat yang kami buat. Setelah sukses menguji alat tersebut kami langsung finishing secara keseluruhan. Kami memakan waktu sekitar 3 hari.

3.2 Pembagian Kerja

1. A Syarief : Sebagai pencetus ide dan pencari info.

2. Fela Rizki : Sebagai pemrogram dan pencari info.

3. A. Ichwan : Sebagai pembuat hardware dan finishing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: